About Us

$featured_image->file_alt_text

SMAN 1 BOYOLANGU


SMA Negeri 1 Boyolangu merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas yang ada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia, masa pendidikan sekolah di sekolah ini ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII.

Ada juga sekolah non-pemerintah, yang disebut sekolah swasta. Sekolah swasta mungkin untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus ketika pemerintah tidak bisa memberi sekolah khusus bagi mereka; keagamaan, seperti sekolah Islam, sekolah Kristen, hawzas, yeshivas dan lain-lain, atau sekolah yang memiliki standar pendidikan yang lebih tinggi atau berusaha untuk mengembangkan prestasi pribadi lainnya. Sekolah untuk orang dewasa meliputi lembaga-lembaga pelatihan perusahaan dan pendidikan dan pelatihan militer.

SEJARAH


SMA Negeri Tulungagung berdiri pada tahun 1959 dengan nama SMA ABC yang berlokasi di Desa Kepatihan dan dipimpin oleh Bapak SARYONO HADI WIJAYA (Alm) hingga tahun 1962, kemudian digantikan oleh Bapak SUSILO DARMOJO (Alm). Pada tahun 1965 lokasi sekolah pindah ke Kedungwaru dan namanya berubah menjadi SMA Negeri Tulungagung. Pada tanggal 2 Februari 1974 nama SMA Negeri Tulungagung berubah nama menjadi Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) Negeri Tulungagung, bersamaan dengan perubahan nama tersebut, lokasi sekolah yang semula berada di Kecamatan Kedungwaru dipindahkan di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu hingga saat sekarang dan namanya diganti menjadi UPTD SMA Negeri 1 Boyolangu.

VISI
Terwujudnya Masyarakat yang unggul dalam prestasi berdasarkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berbudaya.

MISI
  • Menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudaya bangsa, sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak.

  • Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal.

TUJUAN
  • Membentuk manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mencerdaskan anak didik sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
  • Memberikan bekal ketrampilan / kecakapan hidup kepada siswa agar dapat hidup mandiri bila terjun dalam masyarakat.
  • Memiliki peserta olimpiade sains, tim olahraga, tim kesenian yang mampu menjadi finalis tingkat propinsi/nasional.