SADARI MAKSUD KARTINI PDF Print E-mail
Written by madcrew   
Monday, 28 April 2014 12:15

SADARI MAKSUD KARTINI

21 April, merupakan tanggal diperingatkannya perjuangan Ibu bangsa kita, Raden Ajeng Kartini. Banyak orang mengatakan 21 April adalah Hari Kartini, Hari Kartini merupakan sebuah penghormatan atas wujud perjuangan kaum wanita dan sebagai emansipasi wanita. R.A. Kartini ada sebagai pahlawan, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya.

Tahun ini SMAN 1 Boyolangu memperingati hari kartini dengan diadakannya upacara bendera khusus dalam rangka memperingati hari Kartini. Dengan Pembina upacara yaitu Ibu Sirami, beliau menyampaikan beberapa makna tentang perjuangan R.A. Kartini kepada seluruh peserta upacara khususnya kepada kaum wanita.

Hay SMABOYERS, apa kalian tau makna sebenarnya dari perjuangan dan emansipasi wanita yang diartikan dalam perjuangan kartini ini? Seperti yang sudah disampaikan Ibu Sirami kepada seluruh peserta upacara, bahwa arti dari perjuangan dan emansipasi wanita disini adalah bukan soal kaum wanita yang dapat menyamai derajat laki laki, Sosok Kartini bahkan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kampanye emansipasi yang menyalahi fitrah wanita, yakni mendorong kaum wanita agar diperlakukan sederajat dengan kaum pria, diperlakukan sama dengan pria, padahal kodrat pria dan wanita berbeda, demikian pula peran dan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi ini. Kian hari emansipasi kian mirip saja dengan liberalisasi dan feminisasi. Sementara Kartini sendiri sesungguhnya makin meninggalkan semuanya, dan ingin kembali kepada fitrahnya, dalam sejarah R.A. Kartini ternyata juga belajar mendalami dan memahami ajaran Islam, pada hakekatnya yang di maksud dalam perjuangan emansipasinya adalah beliau berusaha mendobrak adat daerah, dan mengelak adat Barat untuk mengubah keadaan. Dalam suratnya tertulis : “Manusia itu berusaha, Allah-lah yang menentukan” (Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, Otober 1900)

Menurut beliau adat Jawa saat itu amatlah rumit, seorang gadis harus perlahan jalannya, langkahnya pendek pendek, berjalan lambat seperti siput, bila berjalan agak cepat, dicaci orang disebut kuda liar. Bahkan adik beliau, bila beliau lewat harus menunduk sampai beliau tak terlihat, setiap perkataan harus diikuti dengan kata sembah, dan seorang wanita tidak diperbolehkan mengecam pendidikan yang tinggi, apalagi sampai ke luar negri. Menurut Kartini, setiap manusia sederajat dan mereka berhak untuk mendapat perlakuan sama. Kartini paham benar bahwa saat itu, terutama di Jawa, keningratan seseorang diukur dengan darah. Bagi beliau hanya ada dua macam keningratan, yaitu keningratan pikiran dan keningratan budi, tidak ada yang lebih gila dan bodoh menurut persepsi beliau daripada melihat orang yang membanggakan asal keturunannya.

Yang dimaksud emansipasi dalam perjuangan beliau adalah mendobrak adat adat diatas, yang menurut beliau amatlah rumit dan perlu perubahan agar seorang wanita tidak lagi bergantung pada laki laki saja, tetapi wanita juga tetap berada pada kodratnya sebagai wanita yang memang berbeda dengan laki laki, demikian pula peran dan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi ini.

Oke SMABOYERS begitulah singkat sejarah dari ibu bangsa kita, R.A. Kartini, semoga kita dan khususnya kaum wanita dapat mengartikan dengan benar makna dari emansipasi wanita yang diperjuangkan Ibu Kartini, sehingga tidak akan sia-sia apa yang telah diperjuangkan beliau demi perubahan bagi wanita wanita Indonesia dan semoga untuk kedepannya akan tumbuh Kartini-Kartini muda penerus bangsa yang mampu meneruskan perjuangan Ibu bangsa kita. (27/04/14)

 

Last Updated on Wednesday, 28 May 2014 13:26
 
Smaboy Videos
SMABOY FAIR
Tahun 2012
Video 1 of 25
Size : 114 Mb
Pelantikan Ketua OSIS
Tahun 2012
Video 1 of 6
Size : 5.5 Mb
Aksi Denny Darko
Tahun 2012
Video 2 of 3
Size : 98.3 Mb
Purnawiyata
Tahun 2012
Video 1 of 11
Size : 91.4 Mb

Copyright © 2010 | TEAM ICT SMABOY
All Rights Reserved.